Suara lirih berbisik dari mulutmu membuat bulu roma bangkit seperti gerakan bak lebah memangsa sesuatu serentak.
Matamu yang kadang terpejam, kadang terbuka seiring nada indah merdu dengan gercitan suara alas terdengar sontak menambah suasana syahdu.
gemeretek gigi pun memberi sinyal bahwa ada rasa tak biasa hingga suara itu muncul tiba-tiba.
tanganmu menari-nari ditubuhku, seakan mengikatku kuat tak mau lepas barang sesaat, sungguh keadaan penuh debaran dan detakan jantung, hingga desiran darah begitu deras dan kencang, seperti roda yang menuruni sebuah turunan tanpa bisa dihentikan.
Aroma tubuhmu jelas tercium menyengat hidungku, masuk kedalam sukma batin yang disitu keluarlah khayalan liar bagaimana kalau saat ini kita melakukan rangkaian ibadah surga di atas dunia ini.
Bentang tubuhmu yang tanpa sehelai benang, mengajakku untuk siap menerkam, membuat diri ini sangat sulit mengontrol diri dan hampir tenggelam dalam samudera kasih sayangmu.
Malam ini pun kuharapkan berhenti sejenak, agar aku puas mencumbui, memelukmu, bahkan sesekali mencium manja setiap lekuk tubuhmu yang mempesona. Aku sudah tak tahan dengan semua yang telah tersaji dihadapanku.
kini.....
kuingin kau ikhlas,
layani aku dan kita saling berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat.
SKY
Tidak ada komentar:
Posting Komentar