Celetuk seorang paruh baya, dengan nada sedikit kecewa dan juga gesture sembari memegangi kepalanya, mungkin mau lepas atau mau meledak hihihi.
cuitan atau gumaman seperti itu banyak dijumpai, manakala hati selalu menginginkan dunia tapi lupa cara menundukan dunia. Akhirnya, dirinya tersandra oleh buaian indahnya dunia tapi semuanya semua, istilah tertipu tapi tidak sadar.
Hidup gini-gini aja lebih baik daripada hidup gitu-gitu aja. Iya kadang taat, kadang maksiat, kadang soleh, kadang salah, bahkan kadang julid kadang baik, kadang jahat kadang aleman (bahasa jawa baik/sayangan).
Jadi pesannya cuma satu, selepasa baca tulisan ini, boleh cinta dunia tapi ingat besok, atau lusa bakalan meninggalkan itu semua. Jadi bijak atau bajak?
bijak menjadi hidup di dunia sewajarnya untuk apa?
Cek QS. Adzzariyat 56.
bajak apa aja dibajak dan mengambil bukan hak miliknya....naudzhubillah
tulisan dari hamba yang semoga Allah Menguatkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar