Assalamualaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh
GURU Bukan Robot apalagi Belati
Oleh : Keriyono, M. Sos
Teruntuk jiwa-jiwa yang terpanggil secara sadar maupun masih dalam proses, menjadi sosok pribadi seorang pejuang dengan titel GURU.
Berjuangnya GURU, bukan dengan senjata bedil maupun meriam bersuara menggelegar, tapi dengan ide, gagasan, pemikiran serta sebuah pencitraan baik (role model) yang memang harus melekat supaya ter-shibghoh (mewarnai) siapa saja, khususnya peserta didiknya.
Guru itu kerjaan enteng, kalau dibuat enteng dan sekedarnya saja. Tapi bisa juga kerjaannya berat mengalahkan pandai-pandai besi yang kekar hingga keluar semua tenaga dan cucuran keringat.
Kok bisa berat sih?
Guru punya 24 jam dalam 7 hari membina, mengontrol, memantau, membimbing, mengawasi, memandu, memberi contoh, menyemangati dan me ...me lainnya yang semua tentu muaranya IKHLAS
(insya allah).
Guru dipandang hina, silakan.
Dianggap mulia juga silakan, karena prinsip dari diri yang Tulus ialah hanya sedih, berat hati ketika diri menjadi insan yang cuma keliatan bagus dimata manusia lain, tapi ternyata kedok semata dan di hadapan Rabb hanyalah butiran debu yang hilang seketika tertiup angin.
Jadilah sosok yang terkenal di penduduk langit, dan tak perlu mencari susah payah terkenal di penduduk bumi.
Harapan kita semua, baik itu GURU, bukan Guru sekalipun, ketika melakukan aktivitasnya selalu sematkan bahwa ini harus bernilai ibadah. Agar semua tidak sia-sia dan nantinya kita tuai sebagai bekal menghadapi Illahi Robbi.
Semoga ada peneguh, penguat dan pengikat dari uraian diatas bagi siapa saja yang mengambil manfaat. Aamiin🤲🏼🤲🏼
Tidak ada komentar:
Posting Komentar